Movie Review : Dibalik 98

February 08, 2015

Di liburan minggu ini saya dan kekasih saya memutuskan untuk pergi tak jauh dari lingkungan rumah selain cuaca yang sangat tidak mendukung untuk berpergian terlalu jauh dan juga ini adalah minggu-minggu yang cukup kritis di keuangan hahaha.


Kali ini saya tidak berbicara tentang liburan saya tetapi film yang saya tonton di lliburan ini.Tadinya kami tidak ada sama sekali untuk pergi ke bioskop dan menonton sebuah film.Dan rencana berubah saat kami pergi ke salah satu toko buku di mall yang kami kunjungi.Dan sayangnya di sana di adakan test uji coba ujian nasional untuk siswa Sekolah dasar dan Sekolah menengah pertama.Dan karena itu kami langsung memutuskan pergi ke bioskop dan melihat film yang di putar pada hari ini.Ternyata ada satu film yang membuat kami ingin sekali menontonnya,film itu berjudul 'Dibalik 98'.


Sebuah film drama Indonesia yang di sutradarai oleh Lukman Sardi dan di bintangi oleh Chelsea Islan dan Boy William.Film Dibalik 98 tersebut tayang pada 15 januari 2015.Film ini bercerita tentang runtuhnya pemerintahan Orde Baru dengan ditandai mundurnya Presiden Soeharto.Pendekatan film ini bukan dari sudut pandang politis,namun lebih kemanusiaan.
Ada beberapa karakter yang menjadi penggerak cerita di film ini.Dari sudut pandang mahasiswa ada Chelsea Islan dan Boy William,lalu Donny Alamsyah dan Fauzi Baadilah di sisi militer,Verdi Solaiman dan Alya Rohali dari sudut pandang petugas rumah tangga istana dan Teuku Rifnu Wikana yang mewakili rakyat kecil.


Saya rasa film ini berhasil membawa emosi penonton seperti benar-benar masuk di film itu.Dan emosi saya sendiri menggebu-gebu ketika adegan para mahasiswa tupah ke jalanan dan bentrok dengan aparat.Suasana yang di ciptakan benar membawa penonton seperti di era taun 98 dan saya sendiri sangat kagum dengan effect dan pemilihan pemain dari film tersebut,dan sekali lagi membuat saya masih terngiang-ngiang saat menonton film itu.Dan selain effect dari film itu cerita dari sudut pandang yang sudah saya jelaskan sebelumnya sangat mengena dan saya pikir Lukman Sardi berhasil menunjukan sisi lain dari kejadian 98.


Selain itu film ini menunjukan ke generasi muda sekarang bahwa sejarah adalah suatu pembelajaran yang paling berharga dan untuk mencapai sebuah tujuan di butuhkan usaha,tekad dan do'a.
Film pertama saya di tahun 2015 dan saya sangat bangga dan mengapresiasi film ini.

-SINOPSIS-

JAKARTA 1998
Latar belakang krisis moneter membuat hampir semua orang menjadi panik dan berada dalam ketakutan. Warga kebingungan dengan situasi negara yang genting, gerakan gabungan mahasiswa seluruh Indonesia yang menuntut turunnya presiden Soeharto. 
Dengan puncaknya pada 13-14 Mei saat Tragedi Trisakti terjadi. Tragedi kelam bangsa ini.
Ditengah kondisi yang penuh ketidakpastian, presiden Soeharto memutuskan untuk tetap pergi ke Kairo menghadiri KTT G-15. Sementara itu wakil presiden B.J Habibie dikejutkan oleh insiden penembakan di Trisakti yang berbuntut pada terjadinya kerusuhan besar, kenapa hal ini bisa terjadi?
Di balik tragedi yang kelam itu ada kisah lain, kisah sebuah keluarga yang tercerai berai dan kisah sepasang kekasih yang terpisahkan.
BAGUS (26), seorang Letnan Dua, berada dalam situasi bimbang ketika harus berhadapan dengan situasi yang luar biasa. Tanggung jawab sebagai petugas pengamanan harus berbenturan dengan kewajiban utamanya untuk menjaga, SALMA (23) seorang pegawai Istana negara, sang istri yang sedang hamil besar. 
Sayangnya, Salma harus berada dalam situasi tidak kondusif dan berbahaya ketika ia terjebak kerusuhan dan dinyatakan hilang. Hati Bagus yang bimbang, berubah menjadi hancur ketika ia harus menerima kenyataan tersebut. Apalagi ditambah dengan tekanan dari  atasan Bagus yang menyatakan bahwa sebagai prajurit harus mengutamakan tugas dan sebagai laki-laki pantang untuk menjadi cengeng hanya karena peristiwa kecil.
Sementara kerusuhan yang terjadi memaksa presiden Soeharto untuk pulang dari Kairo lebih awal. Pemerintah dihadapkan pada situasi yang sulit. Tokoh masyarakat dan beberapa perwakilan Ormas secara langsung meminta presiden Soeharto mundur. Namun ia tak bergeming dan berencana membentuk komite dan kabinet reformasi untuk menjawab tuntutan tersebut. 
Sementara itu, nasib baik yang enggan untuk berpihak kepada Bagus. DIANA (20), adik iparnya, aktivis reformasi mahasiswa, harus berbenturan pendapat ketika mengetahui Salma kakaknya hilang di tengah peristiwa kerusuhan. Tidak mau kalah dan saling lempar tuduhan, Diana pun menuduh Bagus tidak bisa menjaga Salma. Bagaikan sudah jatuh tertimpa tangga pula, tidak ada kata solusi ketika berbicara dengan Diana, hanya caci maki dan umpatan yang Bagus dapat.
Keadaan semakin pelik ketika DANIEL (20) pacar Diana, seorang keturunan Tionghoa yang juga ikut berjuang menuntut perubahan harus kehilangan Ayah dan Adiknya dalam kerusuhan 14 Mei. Bahkan Daniel hampir terjebak sweeping warga yang menyaring orang-orang Non Pribumi, yang saat itu menjadi puncak issue rasial di Indonesia. Untungnya Daniel selamat dan menemukan keluarganya lalu ikut Exodus meninggalkan Indonesia.
Di sisi lain upaya presiden Soeharto membentuk komite dan kabinet reformasi tidak mendapat tanggapan positif. Bahkan ketua MPR Harmoko meminta presiden dengan arif dan bijaksana untuk mengundurkan diri. Selain itu ada 14 menteri menolak tergabung dalam kabinet reformasi. 
Pencarian Bagus terhadap Salma membuahkan hasil, Salma terselamatkan dan terbawa ke sebuah rumah sakit. Di saat detik kelahiran anak pertamanya, Bagus dan Diana menemukan Salma. Bayi yang mereka nantikan pun harus dilahirkan ketika perjuangan reformasi beru lahir.
JAKARTA 2015
17 Tahun berlalu Daniel kembali ke Jakarta dengan membawa abu kremasi Ayahnya. Ayahnya yang begitu mencintai Indonesia, hingga ia ingin beristirahat untuk selama-lamanya di tanah kelahirannya itu.
Daniel pun berhasil menemukan Diana. Keduanya masih memiliki semangat yang sama untuk melanjutkan semangat reformasi, semangat perubahan untuk Indonesia yang lebih baik.


Jangan sampai ketinggalan film ini sangat recomended banget jika kalian ingin melihat tragedi 98 dengan sisi kemanusiaa,saya yakin kalian bisa terbawa suasana saat melihatnya seakan berada di sana.
X O X O,
Facebook | Instagram | Twitter | Chictopia | IFB

You Might Also Like

0 comments

About me